Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Bertema Kewirausahaan dan Gaya Hidup Berkelanjutan
Keywords:
Kewirausahaan, Gaya Hidup Berkelanjutan, P5Abstract
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan komponen strategis dalam Kurikulum Merdeka yang dirancang untuk membentuk karakter, kompetensi, dan keterampilan masa depan peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi P5 dengan fokus pada tema Kewirausahaan dan Gaya Hidup Berkelanjutan di Sekolah Dasar Negeri 2 Ampenan sebagai studi kasus. Dorongan penelitian ini didasari oleh pentingnya menanamkan nilai kreativitas, kemandirian, dan kepedulian lingkungan sejak pendidikan dasar, serta kebutuhan untuk memahami sejauh mana P5 dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, melibatkan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis data statistik sederhana untuk mengukur kecenderungan capaian siswa. Penelitian dilaksanakan selama delapan minggu dengan melibatkan 32 siswa kelas V, guru fasilitator, dan unsur pimpinan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi peluang usaha sederhana berbasis bahan ramah lingkungan, memunculkan kesadaran perilaku berkelanjutan, serta meningkatkan kemampuan kolaboratif dan kreatif. Produk siswa seperti kompos, pot tanam dari barang daur ulang, dan tas ramah lingkungan menjadi bukti nyata ketercapaian kompetensi proyek. Temuan ini juga memperlihatkan sejumlah tantangan implementasi, termasuk keterbatasan fasilitas pendukung dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru sebagai fasilitator proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi tema kewirausahaan dan gaya hidup berkelanjutan dalam P5 mampu memberikan pengalaman belajar bermakna, relevan, dan aplikatif bagi siswa sekolah dasar. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat dukungan sekolah dan menyusun model evaluasi autentik yang lebih komprehensif.
References
Aini, N. (2022). Studi tentang pembelajaran kewirausahaan dasar pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1).
Andriyani, S. (2022). Keterlibatan orang tua dalam implementasi proyek P5 pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2).
Aulia, R., & Fitriani, D. (2022). Pendidikan lingkungan berbasis sekolah dasar dan dampaknya terhadap perilaku berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 5(1).
Fitriyani, S. (2020). Penguatan kolaborasi dan kreativitas melalui pembelajaran berbasis proyek di SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(2).
Jatmiko, D. (2020). Peran simulasi pasar dalam pengembangan keterampilan kewirausahaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 8(2).
Kemendikbudristek. (2020). Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 009/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: BSKAP.
Kolb, D. A. (2015). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Pearson Education.
Larmer, J., & Mergendoller, J. (2015). Project-Based Learning: A Guide to Standards-Focused Project Work for Middle and High School. ASCD.
Munandar, U. (2019). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Rineka Cipta.
Neck, H., & Greene, P. (2016). Entrepreneurship: The Practice and Mindset. Sage Publications.
Rahmawati, S., & Aulia, N. (2021). Pendidikan karakter berbasis lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2).
Ramadhani, D. (2020). Peningkatan kemampuan komunikasi siswa melalui pembelajaran kolaboratif. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 5(2).
Sterling, S. (2020). Sustainable Education: Re-visioning Learning and Change. Green Books.
Syahputra, A. (2022). Pengaruh PjBL terhadap peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 9(2).






