Pembentukan Karakter Sopan, Santun, Melalui Pembiasaan Senyum, Salam, Sapa Pada Anak Usia Dini

Authors

  • Yeni Puspita Universitas Islam Negeri Mataram
  • Ayzia Jahwa Julfaitun Universitas Islam Negeri Mataram
  • Elsa Wulandari Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.66957/neph2p88

Keywords:

Bentuk karakter, Sopan, Kebiasaan 3S, Anak Kecil

Abstract

Pembiasaan Senyum ,Salam ,Sapa (3S) adalah cara efektif untuk menanamkan sikap ramah,menghormati , dan santun pada anak usia dini. Progam ini tidak hanya mengenalkan  nilai sosial dasar, tetapi juga menumbuhkan karakter ramah, peduli, komunikatif, bertanggung jawab dan toleran. Pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh sifat bawaan dan lingkungan (teori konvergensi). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendalami penerapan program 3S di PAUD Day Care UIN Mataram. Subjek penelitian terdiri dari 2 guru dan 21 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  
​     Hasilnya menyimpulkan bahwa pembentukan karakter sopan santun melalui pembiasaan 3S di PAUD Day Care UIN Mataram telah berhasil. Keberhasilan ini terbukti dari sikap sopan santun yang ditampilkan anak di sekolah dan keluarga. Program 3S dilaksanakan secara konsisten melalui pembiasaan rutin (seperti penyambutan kedatangan dan bersalaman sebelum masuk/pulang kelas) dan pembiasaan spontan (seperti menyapa guru/teman yang baru datang dan meminta izin meminjam barang dengan sopan). Karakter sopan santun anak (usia 5-6 tahun) telah mencapai standar indikator, termasuk menghargai orang lain, menggunakan bahasa santun, dan tolong-menolong. Faktor pendukung utama keberhasilan ini adalah kedisiplinan guru sebagai teladan dan dukungan dari wali murid. 

References

Az Zahra, S. (2023). Pembiasaan Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional di TK PGRI 04/89 Ngaliyan. Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Az-Zahra, A. H., et al. (2025). Membangun Sikap Sopan Santun Pada Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 669–677.

Baharun, H., Wibowo, A., & Hasanah, S. N. (2021). Kepemimpinan Perempuan Dalam Menciptakan Sekolah Ramah Anak. Quality, 9(1), 87. https://doi.org/10.21043/quality.v9i1.10109

Koka, A., & Hein, V. (2003). Perceptions of teacher’s feedback and learning environment as predictors of intrinsic motivation in physical education. Psychology of Sport and Exercise, 4(4), 333–346. https://doi.org/10.1016/S1469-0292(02)00012-2

Lerner, R. M. (2019). Character Development: Four Facets of Virtues. Child Development Perspectives, 13(2), 79–84. https://doi.org/10.1111/cdep.12315

Maharani, L., & Mustika, M. (2017). Hubungan Self Awareness dengan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII di SMP Wiyatama Bandar Lampung (Penelitian Korelasional Bidang Bk Pribadi). KONSELI : Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), 3(1), 57–72. https://doi.org/10.24042/kons.v3i1.555

Mahriza, R., Rahmah, M., & Santi, N. E. (2020). Stop Bullying: Analisis Kesadaran dan Tindakan Preventif Guru pada Anak Pra Sekolah. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 891–899. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.739

Milles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Method Source Book (3rd ed.). Sage.

Rahmawati, F. & Supriyoko. (2022). Manajemen Program Sekolah Ramah Anak dalam Upaya Pembentukan Karakter Siswa di MAN 4 Bantul Yogyakarta. Media Manajemen Pendidikan, 4(2), 182–193. https://doi.org/10.30738/mmp.v4i2.8006

Saadah, L., Setiyoko, D. T., & Mumpuni, A. (2020). Kajian Tentang Pendidikan Karakter Pada Sekolah Ramah Anak Untuk Siswa Kelas V. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD),1(2). https://doi.org/10.30595/.v1i2.8506

Sanderse, W. (2020). Does Aristotle believe that habituation is only for children? Journal of Moral Education, 49(1), 98–110. https://doi.org/10.1080/03057240.2018.1497952

Sukatin, S., Chofifah, N., Turiyana, T., Paradise, M. R., Azkia, M., & Ummah, S. N. (2020). Analisis Perkembangan Emosi Anak Usia Dini. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 5(2), 77–90. https://doi.org/10.14421/jga.2020.52-05

Taflikhah. (2024). Implementasi metode pembiasaan 3S (senyum, sapa, salam) untuk meningkatkan karakter bersahabat pada anak usia dini di PAUD Umi Maryam Skripsi, Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Wals, A. E. J., Brody, M., Dillon, J., & Stevenson, R. B. (2014). Convergence Between Science and Environmental Education. Science, 344(6184), 583–584. https://doi.org/10.1126/science.1250515

Yulianingsih, W., Susilo, H., Nugroho, R., & Soedjarwo. (2020). Optimizing Golden Age Through Parenting in Saqo Kindegarten. Proceedings of the 1st International Conference on Lifelong Learning and Education for Sustainability (ICLLES 2019). 1st International Conference on Lifelong Learning and Education for Sustainability (ICLLES 2019), Padang, Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200217.039

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Yeni Puspita, Ayzia Jahwa Julfaitun, & Elsa Wulandari. (2026). Pembentukan Karakter Sopan, Santun, Melalui Pembiasaan Senyum, Salam, Sapa Pada Anak Usia Dini. Nexus of Learning: Journal of Education and Pedagogy, 1(3). https://doi.org/10.66957/neph2p88