Analisis Faktor Keterlambatan Membaca Siswa Kelas 3 di SDN 1 Kalijaga Timur

Authors

  • Wahidatul Umaini Universitas Hamzanwadi
  • Muhammad Husni Universitas Hamzanwadi
  • Ahmad Yudi Saputra Universitas Hamzanwadi
  • Husnul Mukti Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.66957/aw9j8d06

Keywords:

Reading Delay, Causal Factors, Third-Grade Students, Literacy Intervention, Keterlambatan Membaca, Faktor Penyebab, Siswa Kelas 3, Intervensi Literasi

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the forms, causal factors, and teacher efforts in addressing reading delays among third-grade students at SDN 1 Kalijaga Timur. Reading delay is a serious barrier to students’ literacy competence because third grade is a transitional stage from learning to read toward reading to learn. This study employed a qualitative descriptive approach involving the principal, the third-grade teacher, and five students identified as experiencing reading delays. Data were collected through classroom observation, semi-structured interviews, documentation, and a simple literacy assessment. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while credibility was strengthened through source triangulation, technique triangulation, member checking, and peer debriefing. The findings show that students’ reading difficulties varied, including incomplete letter recognition, confusion between visually similar letters, difficulty combining syllables and consonants, inaccurate reading, stuttering, weak attention to punctuation, low reading fluency, and limited comprehension of reading content. The dominant internal factors were low learning interest, weak motivation, limited concentration, and difficulties in recognizing letters and syllables. The dominant external factors were limited parental attention, inadequate home learning facilities, socioeconomic constraints, and less varied instructional strategies. The most relevant teacher efforts included individual guidance, additional reading time, attractive learning media, and school–parent collaboration. The study contributes to the literature on reading delay in middle elementary grades within diverse socioeconomic contexts.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, faktor penyebab, dan upaya guru dalam mengatasi keterlambatan membaca pada siswa kelas 3 di SDN 1 Kalijaga Timur. Keterlambatan membaca menjadi hambatan serius terhadap pencapaian kompetensi literasi karena kelas 3 merupakan tahap peralihan dari belajar membaca menuju membaca untuk belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas 3, dan lima siswa yang teridentifikasi mengalami keterlambatan membaca. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan asesmen literasi sederhana. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member check, dan peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa beragam, meliputi belum mengenal huruf secara utuh, tertukar dalam membedakan huruf yang mirip, kesulitan menggabungkan suku kata dan huruf konsonan, kesalahan membaca, membaca terbata-bata, belum memahami tanda baca, belum lancar membaca, serta belum memahami isi bacaan. Faktor internal yang dominan adalah rendahnya minat belajar, kurangnya motivasi, keterbatasan konsentrasi, dan kesulitan mengenali huruf serta suku kata. Faktor eksternal yang dominan adalah kurangnya perhatian orang tua, keterbatasan fasilitas belajar di rumah, kondisi sosial ekonomi keluarga, serta metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Upaya guru yang paling relevan meliputi bimbingan individual, tambahan waktu membaca, penggunaan media menarik, dan kerja sama sekolah dengan orang tua. Penelitian ini menambah literatur tentang keterlambatan membaca pada jenjang kelas menengah SD dengan latar sosial ekonomi beragam.

References

Afdal, A., Aina, N., & Puspaningtyas, A. R. (2021). Analisis kesulitan membaca pada siswa kelas rendah di SDN 029 Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Basataka, 4(2), 173–176.

Al Otaiba, S., Rouse, A. G., & Baker, K. (2018). Elementary grade intervention approaches to treat specific learning disabilities, including dyslexia. Language, Speech, and Hearing Services in Schools, 49(4), 829–842. https://doi.org/10.1044/2018_LSHSS-DYSLC-18-0022

Azkiya, N., & Ridhuan, S. (2023). Strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan siswa kelas III SDN Duri Kepa 03 Jakarta Barat. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 126. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i1.8266

Dong, Y., Wu, S. X.-Y., Dong, W.-Y., & Tang, Y. (2020). The effects of home literacy environment on children’s reading comprehension development: A meta-analysis. Educational Sciences: Theory and Practice, 20(2), 63–82. https://doi.org/10.12738/jestp.2020.2.005

Duff, F. J., Hayiou-Thomas, M. E., & Hulme, C. (2012). Evaluating the effectiveness of a phonologically based reading intervention for struggling readers with varying language profiles. Reading and Writing, 25, 621–640. https://doi.org/10.1007/s11145-010-9291-6

Hapnita, W. (2017). Faktor internal dan eksternal yang dominan mempengaruhi hasil belajar menggambar dengan perangkat lunak siswa kelas XI Teknik Gambar Bangunan SMK N 1 Padang tahun 2016/2017. Journal of Civil Engineering and Vocational Education, 5(1), 2175–2182.

Indriyani, V., Zaim, M., Atmazaki, & Ramadhan, S. (2019). Literasi baca tulis dan inovasi kurikulum bahasa. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(1), 108–118. https://doi.org/10.22219/kembara.vol5.no1.108-118

National Institute of Child Health and Human Development. (2000). Report of the National Reading Panel: Teaching children to read: An evidence-based assessment of the scientific research literature on reading and its implications for reading instruction. U.S. Government Printing Office.

Nurmawati, Sada, M., & Sya’bania, N. (2023). Analisis faktor keterlambatan membaca pada siswa SD kelas V. Buletin Edukasi Indonesia, 2(03), 85–91. https://doi.org/10.56741/bei.v2i03.185

Oktafikrani, D. (2020). Meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan metode bermain peran siswa kelas III SDN Sekarpuro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 16(30), 133–142. https://doi.org/10.36456/bp.vol16.no30.a2710

Rahayu, D. L. A. K., & Dellarosa, M. (2025). Analisis faktor keterlambatan keterampilan membaca pada peserta didik kelas III SD Negeri Cupak. 3(1), 2.

Ramadani, S. J., & Wulandari, B. (2022). Upaya mengatasi kesulitan membaca permulaan melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2, 1–10.

Ria Kristia Fatmasari, H. F. (2018). Keterampilan membaca.

Sayuna, D. O. R. (2024). Analisis faktor penyebab keterlambatan keterampilan membaca pada siswa kelas IV SD Negeri Balfai Kupang. 5(4), 261–262.

Sugiarsih, S. (2017). Peningkatan keterampilan membaca melalui Drop Everything and Read (DEAR) pada siswa sekolah dasar (MI). Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 9(2), 158. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v9i2.18

Tambun, S. I. E., Sirait, G., & Simamora, J. (2020). Analisis Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mencakup Bab IV Pasal 5 mengenai hak dan kewajiban warga negara, orang tua dan pemerintah. 2020(01), 82–89.

Torau, N. P., Hasby, M., Sehe, & Wahyono, E. (2022). Analisis kesulitan membaca pada siswa kelas III SD. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(3), 385. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i3.307

Yanti, D. C., Anggraeni, W. S., & Prihamdani, D. (2020). Analisis kesulitan membaca pemahaman pada siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 308–315. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3298

Yolanda, M., & Ain, S. Q. (2023). Kesulitan membaca permulaan siswa kelas II di Sekolah Dasar Negeri 83 Pekanbaru. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 6267–6278. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1326

Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. Quanta, 2(2), 83–91.

Downloads

Published

2026-06-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Umaini, W. ., Husni, M. ., Saputra, A. Y. ., & Mukti, H. . (2026). Analisis Faktor Keterlambatan Membaca Siswa Kelas 3 di SDN 1 Kalijaga Timur. Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, 2(1), 1-12. https://doi.org/10.66957/aw9j8d06