Penguatan Jiwa Kepemimpinan, Kemandirian, dan Ketangguhan Mental bagi Siswa Kelas XII SMA dalam Menghadapi Tantangan Masa Depan di SMAN 2 Praya
DOI:
https://doi.org/10.66957/6kvfhv17Keywords:
Leadership, Independence, Mental Resilience, Senior High School Students, Community Service, Kepemimpinan, Kemandirian, Ketangguhan Mental, Siswa SMA, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Abstract: Grade XII senior high school students are in a crucial transition phase toward higher education, employment, and more independent social life. At this stage, students need not only academic readiness but also character strengthening, particularly in leadership, independence, and mental resilience. This community service activity aimed to improve the understanding, awareness, and motivation of Grade XII students at SMAN 2 Praya in developing leadership spirit, independent attitudes, and the ability to face future challenges responsibly and resiliently. The activity was conducted through an interactive workshop consisting of material presentation, group discussion, leadership simulation, self-reflection, and follow-up action planning. The participants were 64 Grade XII students of SMAN 2 Praya. The results showed that participants were able to understand leadership as the ability to lead themselves and provide positive influence, recognize the importance of independence in determining their future direction, and understand basic strategies for developing mental resilience. Students also demonstrated high enthusiasm during discussions, simulations, and self-reflection activities. This program contributed positively to strengthening students’ character as preparation for academic, social, and career challenges after graduating from senior high school. Similar programs are recommended to be implemented continuously with pre-test and post-test evaluation to measure the impact more comprehensively.
Abstrak: Siswa kelas XII SMA berada pada fase transisi penting menuju pendidikan tinggi, dunia kerja, maupun kehidupan sosial yang lebih mandiri. Pada fase ini, siswa tidak hanya membutuhkan kesiapan akademik, tetapi juga penguatan karakter, khususnya dalam aspek kepemimpinan, kemandirian, dan ketangguhan mental. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan motivasi siswa kelas XII SMAN 2 Praya dalam membangun jiwa kepemimpinan, sikap mandiri, serta kemampuan menghadapi tantangan masa depan secara tangguh dan bertanggung jawab. Metode kegiatan dilakukan melalui workshop interaktif yang mencakup penyampaian materi, diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, refleksi diri, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Peserta kegiatan berjumlah 64 siswa kelas XII SMAN 2 Praya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami kepemimpinan sebagai kemampuan memimpin diri sendiri dan memberi pengaruh positif, mengenali pentingnya kemandirian dalam menentukan arah masa depan, serta memahami strategi dasar dalam membangun ketangguhan mental. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi, simulasi, dan refleksi diri. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan karakter siswa sebagai bekal menghadapi tantangan akademik, sosial, dan karier setelah lulus SMA. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan evaluasi pre-test dan post-test agar dampak kegiatan dapat diukur secara lebih komprehensif.
References
Afif, D., Am, M., & Sholihah, N. (2020). Pengelolaan Program Building Learning Power (BLP) dalam pengembangan motivasi belajar siswa. Jurnal Kependidikan Islam, 10(2), 147–161. https://doi.org/10.15642/jkpi.2020.10.2.147-161
Agusta, M. R. E., & Astuti, T. M. P. (2022). Peran orang tua dalam pendidikan karakter anak selama pembelajaran jarak jauh di SMA N 3 Semarang. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 11(1), 115–126. https://doi.org/10.15294/solidarity.v11i1.58806
Akbar, I., Jamiludin, J., & Safar, M. (2022). Implementasi nilai-nilai utama karakter oleh pengurus organisasi intra sekolah di SMA Negeri 1 Batauga. Jurnal Wahana Kajian Pendidikan IPS, 5(2), 77. https://doi.org/10.33772/jwkp-ips.v5i2.27963
Alfaruqy, M. Z., Sari, I. A., & Safuroh, S. (2023). Hubungan dukungan sosial orangtua dan adversity quotient dengan motivasi belajar pada siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Baturetno. JKKP: Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan, 10(01), 38–50. https://doi.org/10.21009/jkkp.101.04
Arsyad, A. R. (2020). Indeks karakter siswa SMA di Provinsi Maluku. Educandum, 6(1), 31–47. https://doi.org/10.31969/educandum.v6i1.324
Basyar, M. K. (2020a). Membentuk karakter kepemimpinan dan kemandirian pada siswa boarding school dengan strategi musyrif. Journal of Administration and Educational Management (Alignment), 3(2), 120–136. https://doi.org/10.31539/alignment.v3i2.1375
Basyar, M. K. (2020b). Strategi musyrif dalam membentuk karakter kepemimpinan dan kemandirian siswa boarding school. JIPSINDO, 7(2), 177–202. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v7i2.34940
Kusuma, T. C. (2023). Profil Pelajar Pancasila sebagai implementasi Kurikulum Merdeka di lembaga PAUD. Jurnal Usia Dini, 9(2), 234. https://doi.org/10.24114/jud.v9i2.52443
Mulyanah, D., Lestari, R. Y., & Legiani, W. H. (2021). Model kurikulum sekolah alam berbasis karakter. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 5(2), 75–80. https://doi.org/10.21067/jmk.v5i2.4439
Perdana, D. R. (2021). Implementasi blended learning terhadap penguatan karakter integritas peserta didik kelas tinggi pada jenjang sekolah dasar. Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 20–30. https://doi.org/10.23960/pdg.v9i1.23172
Pratiwi, R., & Lutfi, I. (2019). Ketangguhan mental siswa SMA Negeri Atlet Ragunan Jakarta. Tazkiya Journal of Psychology, 2(2). https://doi.org/10.15408/tazkiya.v2i2.10774
Prayoga, A., & Jahari, J. (2020). Manajemen jejaring kerja sama pondok pesantren. Al Ma’arief: Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 1(2), 125–133. https://doi.org/10.35905/almaarief.v1i2.1107
Salouw, J. H., Suharno, S., & Talapessy, R. (2020). Peran guru dalam meningkatkan karakter disiplin untuk mewujudkan ketahanan pribadi siswa melalui pembelajaran PPKn. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(3), 380. https://doi.org/10.22146/jkn.61168
Sofanudin, A., Mustolehudin, Masfiah, U., Maknun, M. L., Wahab, Muntakhib, A., Atmano, N. E., Taruna, M. M., Wibowo, A. M., & Fanani, A. (2020). Literasi keagamaan dan karakter peserta didik. https://doi.org/10.31219/osf.io/3h7z5
Widayanti, W. P., Armawi, A., & Andayani, B. (2018). Wawasan kebangsaan siswa sekolah menengah atas dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 24(1), 1. https://doi.org/10.22146/jkn.32229






